Instalasi Pengolahan Air Limbah: Proses, Tipe, dan Manfaatnya untuk Lingkungan - Ganeca Environmental Services

Instalasi Pengolahan Air Limbah: Proses, Tipe, dan Manfaatnya untuk Lingkungan

Januari 31, 2024

Air limbah merupakan salah satu masalah lingkungan yang perlu mendapatkan perhatian serius. PT Ganeca Environmental Service, sebagai penyedia layanan instalasi pengolahan air limbah (IPAL), memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Artikel ini akan membahas cara kerja IPAL, pentingnya pengolahan air limbah, langkah-langkah dalam IPAL, berbagai jenis air limbah, dan manfaat pengelolaan air limbah bagi lingkungan.

Pentingnya Pengolahan Air Limbah

Mengapa kita perlu mengolah air limbah? Air limbah mengandung nutrisi seperti nitrogen, fosfor, serta zat biodegradable yang diukur sebagai BOD (Kebutuhan Oksigen Biologis) dan COD (Kebutuhan Oksigen Kimia). Apabila air limbah dibuang tanpa pengolahan, dapat menyebabkan eutrofikasi. Eutrofikasi adalah fenomena di mana pertumbuhan alga yang berlebihan menghabiskan oksigen di air, menyebabkan hilangnya biota dan terbentuknya gas berbahaya seperti hidrogen sulfida.

Selain itu, air limbah industri dapat sangat tercemar oleh zat-zat berbahaya dan beracun. Bahan-bahan ini dapat menyebabkan kerusakan lingkungan yang serius jika dibuang tanpa pengolahan. Oleh karena itu, pengolahan air limbah menjadi kunci untuk mencegah dampak negatifnya.

Tiga Langkah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)

1. Perlakuan Mekanis Awal

Proses dimulai dengan perlakuan mekanis untuk menghilangkan zat padat dalam berbagai ukuran serta lemak, minyak, dan lemak. Bubur jagung, saringan, pengepres ulir digunakan untuk menghilangkan partikel besar seperti plastik, rokok, dan potongan kayu. Langkah ini diikuti dengan penggunaan perangkap pasir dan perangkap minyak. Bahkan untuk jumlah air limbah yang lebih kecil, terdapat perangkat kompak. Di instalasi pengolahan kota, langkah ini dilanjutkan dengan penggunaan tangki pengendapan, di mana zat padat yang dapat mengendap dibuang, mengurangi hingga 40% beban organik. Lumpur primer yang dihasilkan selama proses ini dibuang.

2. Pengolahan Biologis

Langkah kedua melibatkan pengolahan biologis zat organik dalam air limbah. Berbagai teknologi dapat diterapkan, seperti sistem lumpur aktif, sistem batch sekuensial (SBR), bioreaktor membran (MBR) yang menggunakan membran ekstra untuk menghilangkan lumpur, serta sistem lapisan bergerak (MBBR) dan reaktor lapisan tetap (FBR) yang menggunakan biofilm tetap pada permukaan pembawa. Selama proses biologis, campuran bakteri memetabolisme zat organik, menghasilkan lumpur. Lumpur sekunder ini kemudian dibuang ke bak atau tangki sedimentasi sekunder. Sebagai alternatif, pemisah lamela dapat diterapkan.

3. Pengolahan Lanjutan (Opsional)

Pengolahan lanjutan diperlukan untuk mengatasi zat berbahaya, desinfeksi, atau penghilangan logam berat. Pemilihan teknologi proses bergantung pada komposisi air limbah dan batas yang harus dipenuhi.

Berbagai Jenis Air Limbah

Air limbah dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis, termasuk air limbah domestik dari rumah tangga dan pemukiman, air limbah kota dari desa dan kota, serta air limbah industri yang bervariasi dalam volume, konsentrasi, dan jenis bahan. Aliran air limbah juga fluktuatif karena aktivitas rumah tangga dan proses produksi industri sepanjang hari atau bahkan minggu. Air bekas pertanian, seperti lumpur, sisa pencernaan, dan limpasan permukaan, juga memerlukan pengolahan.

Selain itu, sebagian air limbah dari rumah tangga dapat diolah kembali. Air abu-abu dari dapur, pancuran, dan pakaian pembersih (tanpa feses) dapat dipisahkan dan didaur ulang untuk irigasi atau penyiraman taman.

Pengolahan Lanjut dan Persyaratan Pengeluaran Air Limbah

Untuk pengolahan lebih lanjut, terutama dalam penanganan zat berbahaya, desinfeksi, atau penghilangan logam berat, peralatan yang memadai perlu digunakan. Pemilihan teknologi proses harus disesuaikan dengan komposisi air limbah dan batas lingkungan yang harus dipenuhi.

Persyaratan untuk air limbah yang diolah sangat tergantung pada tempat di mana air tersebut dibuang. Pembuangan langsung ke sungai atau danau memiliki persyaratan yang berbeda dengan pembuangan tidak langsung ke sistem saluran pembuangan, khususnya dari industri setelah pengolahan pertama di lingkungan perusahaan.

Dengan menjalankan proses pengolahan air limbah secara efektif, PT Ganeca Environmental Service turut berperan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Selain itu, pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengelolaan air limbah perlu ditingkatkan. Dengan demikian, kita dapat melindungi sumber daya air, mencegah kerusakan lingkungan, dan meningkatkan kualitas hidup bersama.

Written : Ujang Yusup Nabhani

Marilah Kita Bentuk Masa Depan Bersama-sama

Raih kemungkinan tak terbatas.

Chat WhatsApp
1
Need Help?
If you have any questions about the services we provide do not hesitate to contact us. We try and respond to all queries and comments within 24 hours.